Anti 'Kudet', Begini Cara Santri Melek Informasi
kegiatan

Anti 'Kudet', Begini Cara Santri Melek Informasi

13 June 2026 Administrator

BEKASI – Pondok Rubath Huraidhoh mempunyai cara jitu agar para santrinya tidak kurang update alias ‘kudet’ di tengah keterbatasan akses mereka. Sejak awal semester ini, pengurus pondok aktif menggalakkan pembuatan Majalah Dinding (Mading) sebagai media literasi dan pusat informasi bagi seluruh santri. Media kreatif yang dipajang di area strategis pondok ini diperbarui secara berkala setiap dua minggu sekali agar menyajikan informasi yang selalu segar dan relevan.

Fungsi utama mading ini adalah sebagai jembatan informasi dan wadah kreativitas, sementara tujuannya adalah memperluas wawasan serta meningkatkan minat baca di lingkungan pesantren. Tidak hanya sekadar membaca, pihak pondok juga memberdayakan para santri secara langsung dalam proses pembuatan madingnya. Mulai dari pencarian berita, penulisan artikel, hingga tata letak visual, semuanya dikerjakan oleh santri untuk melatih skill editing dan ketajaman berpikir mereka.

"Keterbatasan tidak menghalangi santri untuk tetap aktif dan kreatif dalam segala hal, salah satunya ini (mading), ibarat mading ini menjadi tempat 'scroll'-nya santri untuk mendapat informasi atau berita yang sedang terjadi saat ini" ujar Ustadz Ahmad, salah satu dewan guru disana saat ditemui pada Sabtu (13/6). "Melalui program dua mingguan ini, kami melatih santri untuk menyaring informasi, mengasah kemampuan jurnalistik, dan memperkuat skill desain grafis manual maupun digital mereka."

Dengan keterlibatan aktif ini, mading Pondok Rubath Huraidhoh sukses bertransformasi dari sekadar papan pengumuman menjadi ruang belajar dan pusat informasi. Para santri kini tidak hanya menjadi konsumen informasi yang cerdas, tetapi juga produsen konten yang kreatif dan berwawasan luas. red/rafa

Bagikan: